SEJARAH FOTOGRAFI

Selasa, 13 April 2010

Kronologi perkembangan fotografi dimulai dengan:

1822 – Joseph Nicéphore Niépce membuat foto Heliografi yang pertama dengan subyek Paus Pius VII, menggunakan proses heliografik. Salah satu foto yang bertahan hingga sekarang dibuat pada tahun 1825.

1826 – Joseph Nicéphore Niépce membuat foto pemandangan yang pertama, yang dibuat dengan pajanan selama 8 jam.

1835 – William Henry Fox Talbot menemukan proses fotografi yang baru.

1839 – Louis Daguerre mematenkan daguerreotype.

1839 – William Henry Fox Talbot menemukan proses positif/negatif yang disebut Tabotype.

1839 – John Herschel menemukan film negatif dengan larutan Sodium thiosulfate/hyposulfite of soda yang disebut hypo atau fixer.

1851 – Frederick Scott Archer memperkenalkan proses koloid.

1854 – André Adolphe Eugène Disdéri memperkenalkan rotating camera yang dapat merekam 8 citra berbeda dalam satu film. Setelah hasilnya dicetak di atas kertas albumen, citra tersebut dipotong menjadi 8 bagian terpisah dan direkatkan pada lembaran kartu. Kartu ini menjadi inspirasi penyebutan (fr:carte de visite, bahasa Inggris:visiting card)

1861 – Foto berwarna yang pertama diperkenalkan James Clerk Maxwell.

1868 – Louis Ducos du Hauron mematenkan metode subtractive color photography.

1871 – Richard Maddox menemukan film fotografis dari emulsi gelatin.

1876 – F. Hurter & V. C. Driffield memulai evaluasi sistematis pada kepekaan emulsi fotografis yang kemudian dikenal dengan istilah sensitometri.

1878 – Eadweard Muybridge membuat sebuah foto high-speed photographic dari seekor kuda yang berlari.

1887 – Film Seluloid yang pertama diperkenalkan.

1888 – Kodak memasarkan box camera n°1, kamera easy-to-use yang pertama.

1887 – Gabriel Lippmann menemukan reproduksi warna pada foto.

1891 – Thomas Alva Edison mematenkan kamera kinetoskopis (motion pictures).

1895 – Auguste and Louis Lumière menemukan cinématographe.

1898 – Kodak memperkenalkan produk kamera folding Pocket Kodak.

1900 – Kodak memperkenalkan produk kamera Brownie.

1901 – Kodak memperkenalkan 120 film.

1902 – Arthur Korn membuat teknologi phototelegraphy;; yang mengubah citra menjadi sinyal yang dapat ditransmisikan melalui kabel. Wire-Photos digunakan luas di daratan Eropa pada tahun 1910 dan transmisi antarbenua dimulai sejak 1922.

1907 – Autochrome Lumière merupakan pemasaran proses fotografi berwarna yang pertama.

1912 – Vest Pocket Kodak menggunakan 127 film.

1913 – Kinemacolor, sebuah sistem "natural color" untuk penayangan komersial, ditemukan.

1914 – Kodak memperkenalkan sistem autographic film.

1920s – Yasujiro Niwa menemukan peralatan untuk transmisi phototelegraphic melalui gelombang radio.

1923 – Doc Harold Edgerton menemukan xenon flash lamp dan strobe photography.

1925 – Leica memperkenalkan format film 35mm pada still photography.

1932 – Tayangan berwarna pertama dari Technicolor bertajuk Flowers and Trees dibuat oleh Disney.

1934 – The 135 film cartridge was introduced, making 35mm easy to use.

1936 – IHAGEE membuat Ihagee Kine Exakta 1. Kamera SLR 35mm yang pertama.

1936 – Kodachrome mengembangkan multi-layered reversal color film yang pertama.

1937 – Agfacolor-Neu mengembangkan reversal color film.

1939 – Agfacolor membuat "print" film modern yang pertama dengan materi warna positif/negatif.

1939 – View-Master memperkenalkan kamera stereo viewer.

1942 – Kodacolor memasarkan "print" film Kodak yang pertama.

1947 – Dennis Gabor menemukan holography.

1947 – Harold Edgerton mengembangkan rapatronic camera untuk pemerintah Amerika Serikat.

1948 – Kamera Hasselblad mulai dipasarkan.

1948 – Edwin H. Land membuat kamera instan yang pertama dengan merk Polaroid.

1952 – Era 3-D film dimulai.

1954 – Leica M diperkenalkan.

1957 – Asahi Pentax memperkenalkan kamera SLRnya yang pertama.

1957 – Citra digital yang pertama dibuat dengan komputer oleh Russell Kirsch di U.S. National Bureau of Standards (sekarang bernama National Institute of Standards and Technology, NIST). [2]

1959 – Nikon F diperkenalkan.

1959 – AGFA memperkenalkan kamera otomatis yang pertama, Optima.

1963 – Kodak memperkenalkan Instamatic.

1964 – Kamera Pentax Spotmatic SLR diperkenalkan.

1973 – Fairchild Semiconductor memproduksi sensor CCD skala besar yang terdiri dari 100 baris dan 100 kolom.

1975 – Bryce Bayer dari Kodak mengembangkan pola mosaic filter Bayer untuk CCD color image sensor.

1986 – Ilmuwan Kodak menemukan sensor dengan kapasitas megapiksel yang pertama.

2005 – AgfaPhoto menyatakan bangkrut. Produksi film konsumen bermerk Agfa terhenti.

2006 – Dalsa membuat sensor CCD dengan kapasitas 111 megapixel, yang terbesar saat itu.

2008 – Polaroid mengumumkan penghentian semua produksi produk film instan berkaitan dengan semakin berkembangnya teknologi citra digital.

2009 - Kodak mengumumkan penghentian film Kodachrome.

0 comment: